Ini adalah buku non-fiksi pertama
yang kubaca. Aku memulai hobi bacaku dengan cerpen dan segala tulisan bergenre
fiksi lainnya. Buku non-fiksi tak pernah menarik buatku. Yang kusuka hanya
novel dan sejenisnya. Tak sekalipun aku menyentuh buku non-fiksi.
Seperti biasa, sehabis sholat
jama’ah maghrib selalu diisi dengan beberapa pelajaran bebas untuk menunggu
waktu isya. Tiga kali seminggu latihan dakwah dan selebihnya biasa diisi oleh
guru dan Pembina. Salah seorang Pembina yang aktif mengisi waktu itu adalah kak
Lisa. Beliau sering memberikan motivasi dengan berbagai cerita inspiratif. Aku selalu
menikmati pembelajaran dari beliau. Itu salah satu pembelajaran menarik
menurutku. Aku penasaran, dari mana beliau mendapat cerita-cerita menarik itu.
Aku lupa dari mana mendapatkan
info kalau cerita-cerita itu dari sebuah buku motivasi. Setelah cari tahu,
akhirnya aku memesan buku itu lewat teman seorang kakak. Setengah Isi Setengah
Kosong. Buku inilah referensi dari cerita-cerita inspiratif itu.
Setengah Isi Setengah Kosong. Dari
judulnya sudah menarik, kan? Sebuah buku yang ditulis oleh Parlindungan
Marpaung. Buku motivasi yang dikemas dengan bahasa sederhana dan mudah
dipahami. Menariknya, setiap judul dalam buku ini di awali dengan kisah-kisah
menarik sehingga tidak membosankan membacanya. Setelah cerita, barulah penulis
memberikan ulasan yang berkaitan dengan cerita. Tidak hanya berisi motivasi,
buku ini juga berisi banyak informasi yang baru kudapatkan. Intinya, buku ini
menarik. Dan inilah awal aku mulai merasakan nikmatnya membaca dengan menambah
wawasan lewat buku-buku. Aku mulai paham mengapa orang dewasa lebih senang
membaca buku yang menurutku ‘membosankan’.
Setelah membaca buku ini, aku
mulai membaca buku-buku non-fiksi lainnya. Awalnya hanya buku-buku motivasi,
lama-kelamaan akhirnya aku membaca apa saja yang menarik. Sampai saat ini, aku
bahkan tak lagi membaca novel kecuali novel dari Tere Liye. Seperti yang telah
kutuliskan sebelumnya.
Setelah Setengah Isi Setengah
Kosong, Parlindungan Marpaung kembali menulis buku dengan genre dan model yang
sama tapi dengan judul dan isi yang berbeda pastinya, Fulfilling Life. Dan bagiku
ini sama saja dengan buku pertamanya, sama menariknya. Sampai saat ini aku
masih sering membaca kedua buku ini. I love them so much!
Aqilah
El-Hafizhah
#OneDayOnePost
Pekan
Ke-3: Hari Kelima


5 komentar:
Isinya soal apa, kak?
Buku motivasi selalu menarik untuk dibaca
jadi pengin baca bukunya
Keknya menarik yang setengah isi setengah kosong...
Udah lama klo ke toko buku kepo sama buku ini. Tp gak jdi2 beli. #BudgetTerbatasMaunyaBanyak Hahaha
Posting Komentar