
Kesuksesan adalah sesuatu yang
menjadi harapan tiap orang. Meski definisi sukses sendiri sangat banyak dan
beragam, tergantung sudut pandang masing-masing. Bagi yang obsesinya adalah
jabatan, boleh jadi definisi sukses itu saat ia menduduki jabatan tinggi di
sebuah instansi atau perusahaan. Bagi mereka yang mengejar harta, mungkin
menjadi orang kaya raya adalah ukuran sukses baginya. Dan tak sedikit yang
mendefinisikan sukses dengan kebahagiaan. Sukses itu, saat kita bisa merasakan
kebahagiaan bersama orang-orang tercinta. Dan yang lebih dalam lagi, kesksesan
itu saat kita dan orang-orang terkasih hidup dalam keridhoan-Nya, bersama
saling mengingatkan untuk berada di jalan yang sama. Jalan kebenaran.
Begitulah, ada banyak sekali
definisi sukses. Apapun definisi sukses itu menurut kita, mungkin berbeda
dengan orang lain. Tapi untuk meraihnya,
satu kunci yang sama-sama harus kita pegang, Paksa Diri. Kesuksesan apapun yang
ingin kita raih, tak lepas dari kata ini sebagai salah satu kunciya.
Ada banyak tantangan yang mungkin
bisa membuat kita lemah. Misalnya, malas dan bosan. Seringkali sifat ini
menjadi pengacau dalam pengejaran kita menuju sukses. Tiba-tiba merasa malas
dan bosan. Terasa semua yang telah kita lakukan tak lagi menarik. Saat seperti
inilah kita harus memaksakan diri. Berjuang melawan malas dan bosan itu dengan
paksa diri. Dan ini tentu tak mudah, tapi sulit bukan berarti tak bisa, bukan? Maka
berusahalah, paksakan diri!
Selain malas dan bosan, ada
banyak pencuri waktu yang harus kita lawan. Sang Pencuri Waktu yang seringkali
datang menipu kita dengan wajah ramah dan menarik. Menawarkan segala kesenangan
yang menggiurkan. Waspadalah! PAKSA DIRI untuk segera berpaling sebelum kita
masuk perangkapnya. Sekali kita terperangkap maka sulit untuk kembali. Dan kalaupun
akhirnya kita terjebak oleh Sang Pencuri Waktu, maka PAKSA DIRI adalah satu-satunya
cara untuk membebaskan diri dari perangkap. Meski menyenangkan, paksakanlah
untuk bisa meninggalkannya.
Kalau ingin sukses mencapai semua
impian dan harapan kita, berusahalah untuk bisa paksakan diri. Paksa diri saat
untuk tetap rajin saat malas dan bosan menyerang. Paksa diri untuk tidak
tergoda saat Sang Pencuri Waktu menari-nari menawarkan kesenangan dan paksa diri
untuk move on saat ia telah berhasil menipu kita.
Aqilah El-Hafizhah
#OneDayOnePost
Pekan Ke-5: Hari Pertama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar