Sudah kurang lebih sebulan kepergian kakak pertamaku. Duka itu perlahan sembuh seiring berjalannya waktu, meski sesekali ia kadang tiba-tiba hadir. Overall, semuanya mulai membaik.
Salah satu hikmah yang sangat kusyukuri dari musibah ini adalah bisa tinggal bersama kembali dengan mama. Kehadirannya di rumah teramat berarti. Meskipun tidak begitu banyak waktu yang bisa kami habiskan bersama karena padatnya aktivitas di luar sepanjang hari.
Tapi, ada moment-moment sederhana yang amat berkesan dan bisa membuatku sangat bahagia dan bersyukur. Seperti saat saya pamit untuk beraktivitas. Menyalami telapak tangannya yang lembut dan mengecup punggung tangan yang sudah keriput. Lalu dia yang tak pernah luput berbisik sebelum saya berlalu, "Perbaiki niat selalu, Nak."
Sederhana, tapi penuh makna.
Pun saat pulang di sore hari, saat lelah tak terelakkan. Menemuinya, menanyakan bagimana sepanjang harinya di rumah, lalu kamipun bertukar cerita tentang sepanjang hari itu. Meski kadang lebih banyak keluhan yang kusampaikan. Dia mendengar segalanya, lalu menasehatiku.
Menentramkan! Inilah definisi lain dari bahagia.
Bakda maghrib, mengaji berdampingan dengannya, atau kadang dia hanya sekadar duduk mendengarkanku muraja'ah. Lalu sesekali kami diskusi tentang sulitnya memelihara hafalan dan begitu mudahnya ia hilang.
Sebuah sharing yang menyenangkan.
Saat membuka mata, dirinyalah yang selalu kulihat pertamakali. Dia yang sedang khusyuk bermunajat pada-Nya. Atau hanya sempat mendengar dia membaca lembar-lembar kalam-Nya saat saya agak telat bangun.
Kemudian, shalat subuh berjama'ah dengannya menjadi aktivitas terakhir yang kami lakukan bersama. Saya sudah harus bersiap-siap untuk memulai aktifitas kembali.
Rabbi, terima kasih untuk setiap moment ini. Singkat dan sederhana, tapi penuh makna. Jaga ia selalu, berikan kesehatan, kekuatan, dan umur yang berkah untuknya. Rahmati dia, selalu, hingga di akhir usianya. Allaahumma aamiin.
Aqilah El-Hafizhah
Terima kasih telah menjadi Ibu yang luar biasa untuk kami, anak-anakmu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar