Cepat sekali!
Rasanya baru kemarin saya menanti Ramadhan dengan perasaan
wa-was. Khawatir tidak bisa memaksimlkan amaliyah ramadhan. Masih memikirkan
banyak planning bagaimana menjalani Ramadhan dengan optimal.
Dan malam ini, sudah memasuki malam kesebelas dari bulan
mulia Ramadhan. Sepuluh pertama sudah lewat dengan cepat. Tersisa dua puluh
hari lagi. Kesempatan yang belum tentu akan menjadi milik kita.
Lalu, bagaimana dengan tilawahku?
Qiamullailku?
Dzikirku?
Do’aku?
………………….. ?
dst.
Sudah maksimalkah?
Saya tahu dengan sangat baik, sangat paham, entah sudah
berapa kali disampaikan betapa mulianya bulan Ramadhan. Bulan yang teramat mulia dan sayang untuk disia-siakan. Jangankan hari dan jam, DETIK nya pun,
adalah detik-detik yang sangat mulia dan berharga untuk tidak dimaksimalkan.
Sejauh mana diri ini memaknai Ramadhan?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar